Opini

Ilmuwan Cilik Asal Indonesia

Satu waktu saya mengunjungi sebuah blog. Ada artikel yang cukup menarik perhatian saya waktu itu. Disana diberitakan, bahwa ada anak kelas 4 SD di Singapura yang mampu membuat karya yang belum tentu bisa dihasilkan orang dewasa sekalipun di negeri ini. (artikel lengkapnya silahkan klik).

Mungkin ada pertanyaan, apakah di Indonesia ini akan ditemui anak seperti itu? Menurut saya, jawabannya adalah mungkin. Karena, saya yakin, anak jenius itu tidak langsung memiliki kemampuannya sejak lahir. Tapi, dia harus melalui suatu proses sebagai usaha untuk memperolehnya. Baik berupa dukungan atau pendidikan yang didapatkannya, maupun lingkungan yang kondusif sehingga dia bisa menghasilkan karya-karyanya. Seperti kata orang bijak: “Keberhasilan itu 95 % ditentukan oleh usaha, sisanya oleh bakat.”

Sehingga, seandainya proses menuju kearah lahirnya “generasi ilmuwan” itu terpenuhi di negeri ini, maka suatu saat kita akan sama-sama memetik hasilnya. Misalnya, bisa dilakukan dengan mengganti tayang TV yang tidak mendidik (acara mistik, sinetron, dll) dengan program sains tanpa menghilangkan unsur entertaint-nya. Atau menggantinya dengan tayangan mendidik lainnya.

Bisa juga dengan adanya reward dari pemerintah. Reward diberikan kepada pelajar yang mampu membuat karya yang bermanfaat. Dengan demikian, diharapkan akan menjadi pemicu bagi pelajar lain untuk menghasilkan karya yang lebih baik lagi.

Pemerintah juga harus menanggung dana pendidikan secara keseluruhan. Karena, masalah biaya pendidikan kerap menjadi hambatan bagi sebagian pelajar kita. Padahal, boleh jadi mereka itulah cikal-bakal ilmuwan negeri ini. Jika ditanggung pemerintah, maka masalah ini tidak lagi menjadi kendala bagi para pelajar untuk berprestasi..

Yang tak kalah pentingnya adalah, harus diciptakan lingkungan masyarakat yang kondusif. Mulai dari keluarga, hingga lingkungan masyarakat yang lebih luas lagi. Karena seringkali, lingkunganlah yang membuat para pelajar kurang menganggap penting perkara pendidikan ini.

Semua yang saya sebutkan tadi, hanyalah sebagian kecil dari banyak langkah yang harus dilakukan. Semoga suatu saat, negeri ini akan melahirkan “ilmuwan cilik” dengan karya-karya besar.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: